Gambar Mobil Alfabet yang
dibuat Xylone Margareth Andariska,
anak berusia 9 tahun yang masih duduk di bangku kelas tiga SDN MARGOREJO III/405 Surabaya, Jawa Timur, berhasil menang pada
ajang lomba gambar internasional Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) di
Jepang.
Gadis kecil itu menjadi wakil Indonesia pada
TDAC di Tokyo, Jepang, yang diikuti oleh hampir 650.000 peserta dari 72 negara.
Xylone berhasil memperoleh medali emas dan
mendapatkan penghargaan tertinggi, Engineering Award, sehingga gambar mobil
impian masa depannya itu dibuatkan miniatur dioramanya oleh tim insinyur dari
Toyota Japan.
Wakil Presdir Didier Leroy, Vice President
Toyota Motor Corporation Japan, yang langsung memberikan penghargaan tersebut
mengatakan karya anak-anak pada TDCAC 2018 lebih membumi dan memiliki nilai
emosional dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

lukisan Xylone dibuatkan miniatur oleh tim insinyur dari Toyota Japan
Selain Mobil Alfabet, ada mobil impian berupa mobil kesehatan, mobil bantu orang tua, dan mobil pendidikan.
“Mobil dari (anak) Indonesia, kami rasa
memiliki ide yang orisinal dan dekat dengan kehidupan sehari hari dan membumi.
Karyanya bahkan menginspirasi untuk utilisasi mobil konsep Toyota e-pallete,”
kata Didier dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Ia bahkan mengatakan ingin Mobil Alfabet itu ada
di kehidupan sehari-hari, sehingga orang-orang mempunyai kemudahan akses dalam
belajar membaca.
“Saya yakin bahwa kemampuan membaca dan menulis
akan membuka jalan di semua aspek kehidupan dan memberikan kesempatan bagi kita
untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya mengutip dari
deskripsi gambar Xylone.
Wakil Presdir PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry
Tanoto ikut gembira dan apresiasi terhadap daya imajinasi dan kreativitas
Xylone yang terlibat dalam ajang TDCAC 2018.
“Selamat kepada ananda Xylone yang berhasil
mengharumkan Indonesia di tingkat global. Semoga prestasi ini juga dapat memicu
anak-anak Indonesia lainnya untuk mengembangkan bakat seni sekaligus kepedulian
terhadap masalah di sekitarnya,” ujarnya.
Inspirasi karya Xylone tentang Mobil Alfabet,
berawal dari keinginan membantu adiknya
yang kesulitan belajar membaca. Dari
situ Xylone memiliki ide mobil masa depan yang bisa berkeliling untuk
mengajarkan anak-anak membaca. Uniknya desain mobil tersebut berbentuk
huruf-huruf alfabet. Ada mobil yang berbentuk huruf A, huruf B, C dan
seterusnya.
Sebelum memenangkan penghargaan di tingkat
global ini, Xylone harus melalui dua tahapan seleksi penyaringan pada ajang
Local Contest di Indonesia dan World Contest TDCAC di Jepang. Congratulation to
Xylone Margareth Andariska.
Hari ini, pada tanggal 20 Maret 2025 , SD Negeri MARGOREJO III/405 Surabaya melaksanakan kegiatan penutupan pondok pesantren Ramadhan 1446 H yang penuh makna dan kebersamaan. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan semangat kebersamaan yang luar biasa. Acara dimulai dengan sholat duha dan sholat hajat berjamaah yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staff sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalani aktivitas sehari-hari serta mempererat hubungan dengan Sang Pencipta. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan istighosah dan doa bersama, yang mengharapkan ampunan serta keselamatan untuk seluruh umat. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendoakan kesejahteraan seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar. Puncak kegiatan pagi hari dilanjutkan dengan santunan kepada anak-anak yatim serta pembagian zakat fitrah kepada siswa-siswi serta warga sekitar SD Negeri MARGOREJO III/405 yang kurang mampu. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapa...

Komentar
Posting Komentar